Rasanya seperti sia-sia saja
Aku yang berkelana mencari lorong pencerahan
Nyatanya semakin bingung
Semakin aku mendalami, menyusuri jalan setapak
Demi menempuh lorong itu
Aku justru semakin tersesat
Ku coba meraih apapun yang ada seperti orang panik yang meraih apapun yang bisa diraih
Namun toh sama saja, tidak ada yang berubah
Saat itu, aku bagaikan botol kosong melompong
Diisi dengan apapun mau saja
Bahkan aku kerap kali menganggap orang lain selalu bersalah
Hingga suatu hari aku tersadarkan oleh seseorang bahwa ini jalan yang salah
Ku coba meraba tangan yang pernah menjadi pasangan tanganku untuk saling menguatkan
Ketemu...
Seorang keluarga yang selalu menasehati
Layaknya sahabat tempat berbagi cerita, ilmu, dan pengalaman
Seseorang yang sudah mempunyai begitu banyak pengalaman dalam "kebingungan" ku ini
Ku mencoba untuk menggenggam tangannya agar tidak lepas
Ku mencoba untuk selalu meluangkan waktu untuk berdiskusi dengannya
Karena kebingunganku ini sudah sangat meresahkan hidupku
Jumat, 31 Agustus 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Lelaki Terpuji
Malam panjang dihiasi purnama sempurna Malam dikala api majusi padam seketika Sungguh, malam itu adalah malam menyejarah yang tak pern...
-
Seandainya tidak ada yang pertama maka tidak akan ada yang kedua, ketiga, keempat dan seterusnya hingga terakhir. Pertama, sebuah awal dar...
-
Sering gak sih kamu merasa kecewa terhadap orang?Kalau aku sih sering hehe (tapi dulu)..... Banyak hal yang membuat kita kecewa. Mulai da...
-
Malam panjang dihiasi purnama sempurna Malam dikala api majusi padam seketika Sungguh, malam itu adalah malam menyejarah yang tak pern...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar